Senin, Februari 16, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Puluhan Hektare Sawah di Suraneggala Cirebon Kekeringan, Petani Harus Berjuang Ekstra agar Padi Tetap Hidup

Islahuddin by Islahuddin
Selasa, 1 Agustus 2023
in Berita Utama, Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A
Puluhan Hektare Sawah di Suraneggala Cirebon Kekeringan, Petani Harus Berjuang Ekstra agar Padi Tetap Hidup

Lahan persawahan di Desa Suranenggala Kidul, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon yang mengalami kekeringan, Senin, 31 Juli 2023.* (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Puluhan hektare lahan persawahan Desa Suranenggala Kidul, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon mengalami kekeringan. Lahan sawah di area tersebut tampak retak-retak yang menandakan sudah lama tidak dialiri air.

Dari puluhan ribu hektare yang mengalami retak tersebut, seluas 2,5 hektare adalah sawah garapan Wahidin (40), pria asal Desa Lemahtamba, Kecamatan Panguragan. Lahan sawah yang digarap Wahidin merupakan tanah bengkok milik Desa Suranggala.

Menurut Wahidin, dari dua musim taman setiap tahunnya, tanaman padi di aeral itu tumbuh maksimal hanya pada musim hujan saja. Bila musim kemarau seperti saat ini, ia harus berjuang ekstra agar tanaman padinya itu bisa dipanen. Pasalnya, tanah sawah di lokasi tersebut terlalu tinggi dibandingkan dengan sawah sekitarnya, sehingga rawan terjadi kekeringan ketika kemarau.

“Untungnya ada sungai besar, jadi air bisa dari situ. Permasalahan yang sekarang diperparah oleh hama tikus yang sedang banyak-banyaknya. Banyak padi mati karena tikus,” kata dia.

Meskipun kondisi tanah sawahnya retak-retak, namun tanaman padinya belum mati. Sehingga, Wahidin meyakini tanaman padinya yang berusia 20 hari itu, masih bisa diselamatkan. Namun dengan catatan, ada air di sungai irigasinya.

“Di sini ada lebih dari 10 hektare yang kering. Tapi walaupun kering, masih bisa diselamatkan asalkan akar masih ada dan air bisa kita ambil dari sungai,” kata Wahidin.

Untuk mencegah agar padinya itu mati, Wahidin dan petani setempat pun kemudian membentuk tim. Mereka gotong royong untuk membuka saluran irigasi, dan membuat drainase menuju sawah, agar teraliri air.

Berita Terkait

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Jumat, 30 Januari 2026
Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jumat, 30 Januari 2026
Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Jumat, 30 Januari 2026
Tekankan Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD Kota Cirebon 2027

Tekankan Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD Kota Cirebon 2027

Jumat, 30 Januari 2026

“Kita optimis saja, mudah-mudahan bisa panen, meski nanti tidak maksimal hasilnya, kita tetap harus berusaha,” tegasnya.

Disinggung soal bantuan dari pemerintah, Wahidin mengaku tidak menerima bantuan bibit maupun obat-obatan. Hanya bantuan pupuk subsidi yang ia terima karena memang sudah ada jatah.

Di tempat lain, petani asal Kecamatan Panguragan, Sunarto mengaku sawahnya mengalami hal yang sama. Untungnya, sawahnya itu dekat dengan saluran irigasi sehingga saat sawah kering, bisa segera dialiri air.

“Kita harus sedot air pakai mesin pompa, kalau tidak begitu ya bisa-bisa kering tanahnya. Dan kalau tidak ada air, padi bisa mati,” ungkapnya.***

Dapatkan update berita setiap hari dari suaracirebon.com dengan bergabung di Grup Telegram “Suara Cirebon Update”. Caranya klik link https://t.me/suaracirebon, kemudian join. Sebelumnya, Anda harus install dan daftar di aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags: CirebonKabupaten CirebonKekeringanKekeringan di CirebonPadiPetaniPetani CirebonSawahSuraneggala
Islahuddin

Islahuddin

Berita Terkait

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai
Cirebon

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

by Vicky Sugiarto
Jumat, 30 Januari 2026
Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid
Cirebon

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

by Islahuddin
Jumat, 30 Januari 2026
Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa
Cirebon

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

by Muhammad Surya
Jumat, 30 Januari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Sabtu, 28 Desember 2024

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Banjir Wilayah Barat Cirebon Dipicu Sedimentasi Sungai

Jumat, 6 Februari 2026

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Jumat, 6 Februari 2026

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jumat, 6 Februari 2026

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Jumat, 6 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.