Senin, Februari 16, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Cirebon Tidak Masuk Aglomerasi

Arif Rahman by Arif Rahman
Jumat, 30 April 2021
in Cirebon
Reading Time: 2 mins read
A A

SIMULASI penyekatan dan memutarbalik masyarakat yang nekat mudik Lebaran di GT Palimanan, Kamis (29/4/2021). (Foto: Islah/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

KABUPATEN CIREBON, SC- Titik pos penyekatan mudik Lebaran akan dijaga petugas selama 1×24 jam secara penuh. Petugas yang berjaga merupakan aparat gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan dinas atau institusi terkait lainnya. Hal itu guna mengantisipasi masyarakat yang nekat mudik pada Lebaran kali ini, meski sudah resmi dilarang.

Hal itu dikemukakan Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri saat mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Doni Monardo meninjau kesiapan kegiatan penyekatan di GT Palimanan, Kabupaten Cirebon, Kamis (29/4/2021).

Dalam kegiatan tersebut, setelah menerima paparan dari Satlantas Polresta Cirebon, Kepala BNPB, Doni Munardo menyaksikan simulasi penyekatan kendaraan masyarakat yang nekat mudik.

“Jumlah petugas di masing-masing pos berbeda, tergantung kapasitasnya. Jadi antara yang di jalur arteri dan tol tentunya berbeda. Yang jelas kita pastikan tugas selama 1×24 jam terbagi dalam tiga shif per 8 jam,” kata Dofiri.

Di Jawa Barat, kata Kapolda, jumlah titik penyekatan ada 158 titik. Dari jumlah tersebut, 22 titik ada di jalur tol dan 160 titik berada di jalur arteri.

BACA JUGA: Peningkatan Mobilitas Diprediksi sebelum 6 Mei dan sesudah 17 Mei

Dofiri menjelaskan, di Jawa Barat terdapat dua wilayah yang masuk aglomerasi (satu kesatuan wilayah yang terdiri dari beberapa pusat kota dan kabupaten yang saling terhubung) yakni Bodetabek dan Bandung Raya. Di daerah aglomerasi tersebut, kata Dofiri, memang ada pengecualian, dimana kegiatan boleh dilakukan di dalam kota tersebut.

“Kita sudah atur sedemikian rupa melihat dari plat nomor kendaraanya. Seperti Bandung leter D, berarti dibelakagnya antara leter Bandung Kabupaten, Cimahi, Bandung Barat, itu yang kita perbolehkan (masyarakat, red) melakukan kegiatan di daerah yang masuk aglomerasi. Untuk Cirebon tidak ada aglomerasi,” kata Dofiri.

Berita Terkait

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Jumat, 30 Januari 2026
Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jumat, 30 Januari 2026
Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Jumat, 30 Januari 2026
Tekankan Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD Kota Cirebon 2027

Tekankan Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD Kota Cirebon 2027

Jumat, 30 Januari 2026

Sebelumnya, imbuh Dofiri, pihaknya juga telah melakukan rapat membahas perkembangan penanganan Covid-19 di Jawa Barat. Dijelaskan Dofiri, seperti yang disampaikan Gubernur Jabar dalam rapat tersebut, sampai saat ini angka kasus positif di Jabar masih dapat dikendalikan. Selain itu, kabupaten maupun kota di Jabar tidak ada yang masuk zona merah.

“Artinya masih cukup terkendali, karena itu kita harapkan ini harus dipertahankan. Jangan sampai gara-gara libur lebaran, kemudian orang mudik membuat lonjakan arus mudik tinggi sehingga penyebarannya jadi tinggi,” paparnya.

BACA JUGA: Gubernur Jabar: Siapkan Tempat Karantina di Kuburan

Ia juga memastikan, penyekatan cukup efektif mengendalikan Covid-19.

“Tapi intinya masyarakat jangan takut karena penyekatan, namun kita semua harus sadar bahwa Covid-19 sangat berbahaya, sehingga harus bersama-sama mengantisipasi dan mencegahnya,” pungkasnya. (Islah/Kirno)

Tags: Arus MudikCirebonDilarang MudikIdul FitriIdul Fitri 1442Idul Fitri 2021Jangan MudikMudikMudik 2021Mudik LebaranpemudikPenyekatanPenyekatan JalanRamadhanRamadhan 1442 HRamadhan 2021Tunda Mudik
Arif Rahman

Arif Rahman

Berita Terkait

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai
Cirebon

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

by Vicky Sugiarto
Jumat, 30 Januari 2026
Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid
Cirebon

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

by Islahuddin
Jumat, 30 Januari 2026
Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa
Cirebon

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

by Muhammad Surya
Jumat, 30 Januari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Sabtu, 28 Desember 2024

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Banjir Wilayah Barat Cirebon Dipicu Sedimentasi Sungai

Jumat, 6 Februari 2026

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Jumat, 6 Februari 2026

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jumat, 6 Februari 2026

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Jumat, 6 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.