Minggu, Februari 15, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Kisruh Takhta Keraton Kasepuhan Cirebon Undang Keprihatinan

Sukirno by Sukirno
Jumat, 4 Oktober 2024
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Kisruh Takhta Keraton Kasepuhan Cirebon Undang Keprihatinan

Pj Wali Kota Cirebon, H Agus Mulyadi.* (Foto: Surya/Dokumen/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Polemik perebutan takhta Keraton Kasepuhan Cirebon yang kembali terjadi mengundang keprihatinan sejumlah pihak.

Hal itu menyusul terjadinya kericuhan di Alun-alun Sangkala Buana yang berada tepat di depan Keraton Kasepuhan, antara para pendukung pihak-pihak yang berseteru, Rabu, 2 Oktober 2024 kemarin.

Akibat kericuhan tersebut, sejumlah fasilitas umum yang ada di alun-alun itu rusak. Masyarakat pun kembali dibuat bingung, karena masing-masing pihak mengklaim sebagai Sultan Kasepuhan yang sah.

Keprihatinan atas kisruh perebutan takhta Keraton Kasepuhan juga diungkap Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, H Agus Mulyadi. Agus mengaku keprihatinan dengan perebutan takhta Keraton Kasepuhan yang tak kunjung usai.

“Pemerintah Kota Cirebon tentu sangat prihatin dengan polemik yang tak kunjung selesai. Terlebih kemarin sampai terjadi kericuhan hingga menyebabkan sejumlah fasilitas Alun-alun Sangkala Buana Kasepuhan rusak,” kata Agus, saat ditemui usai membuka acara Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon, Kamis, 3 Oktober 2024.

Agus menyebut, keprihatinan serupa juga telah disampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. Menurutnya, polemik berujung kericuhan yang telah terjadi beberapa kali dalam rentang waktu cukup lama tersebut, berdampak pada sektor pariwisata.

“Jelas ini sangat berdampak. Orang segan untuk berkunjung ke keraton. Orang mau menyelenggarakan sebuah kegiatan event juga agak bingung juga. Tapi mudah-mudahan sih bisa segera selesai,” katanya.

Pihaknya berharap, polemik perebutan takhta Keraton Kasepuhan dapat segera selesai. Menurutnya, penyelesaian polemik tersebut, sebaiknya dilakukan secara internal pihak keluarga keraton. 

“Memang penyelesaiannya harus dilakukan internal keluarga keraton sendiri. Kami (Pemkot Cirebon) sudah pernah memediasi mengumpulkan antarpihak yang mengklaim dirinya sebagai Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan, namun sayangnya polemik ini masih saja berlanjut,” ujarnya.

Jika diminta, Agus mengaku Pemkota Cirebon siap kembali memfasilitasi pertemuan para pihak yang berkonflik.

Berita Terkait

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Jumat, 30 Januari 2026
Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jumat, 30 Januari 2026
Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Jumat, 30 Januari 2026
Tekankan Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD Kota Cirebon 2027

Tekankan Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD Kota Cirebon 2027

Jumat, 30 Januari 2026

“Kita siap memfasilitasi para pihak yang berseteru untuk duduk bersama mencari penyelesaian atas polemik ini,” katanya.

Sebelumnya, pihak Keraton Kasepuhan Cirebon melalui Patih Sepuh Keraton Kasepuhan, Pangeran Raja Goemelar Soeryadiningrat, menegaskan, keraton tidak memerintahkan adanya keributan maupun tindakan kekerasan.

Dia menjelaskan pertemuan yang seharusnya bertujuan untuk berdiskusi mengenai silsilah keluarga dan klarifikasi terkait beberapa isu, termasuk soal pemberian anugerah kepada Habib Luthfi. Namun, situasi memanas setelah adanya pernyataan yang dianggap provokatif dari pihak Pangeran Kuda Putih, Heru Nursamsi di media sosial.

“Terkait kejadian hari ini, sebetulnya tidak ada konflik. Hari ini akan mengadakan diskusi dengan pihak Heru alias Kuda Putih yang difasilitasi oleh Prabu Diaz di Laskar Macan Ali. Sebetulnya itu,” ujar Pangeran Goemelar, Rabu, 2 Oktober 2024.

Ia menyebut, masyarakat mungkin merasa geram akibat bahasa atau cara penyampaian pernyataan-pernyataan dari pihak Heru yang dianggap kurang baik.

“Karena mereka suka ber-statement di medsos, dan mungkin bahasanya kurang baik. Jadi masyarakat itu sudah geram atau resah,” ucapnya.

Menurutnya, hingga saat ini, pihak Keraton Kasepuhan masih menekankan pentingnya penyelesaian permasalahan secara damai melalui dialog, tanpa ada tindakan yang merugikan masyarakat luas.

Diberitakan sebelumnya, Setelah mereda selama beberapa waktu, polemik perebutan takhta Keraton Kasepuhan Cirebon kembali memicu kericuhan, Rabu, 2 Oktober 2024.

Kericuhan itu terjadi di Alun-alun Sangkala Buana yang berada tepat di depan Keraton Kasepuhan. Akibat kericuhan tersebut, sejumlah fasilitas umum yang ada di alun-alun itu rusak.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonKasepuhanKeratonKeraton di CirebonKeraton KasepuhanTakhta
Sukirno

Sukirno

Berita Terkait

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai
Cirebon

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

by Vicky Sugiarto
Jumat, 30 Januari 2026
Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid
Cirebon

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

by Islahuddin
Jumat, 30 Januari 2026
Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa
Cirebon

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

by Muhammad Surya
Jumat, 30 Januari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Tempat Beli Durian di Majalengka, Panduan Lengkap, Lokasi, Harga, dan Varietas Unggulan

Sabtu, 28 Desember 2024

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Banjir Wilayah Barat Cirebon Dipicu Sedimentasi Sungai

Jumat, 6 Februari 2026

Penerima Manfaat MBG Melonjak, Wakil Ketua SPPI Optimistis 2026 Target 32.000 SPPG Tercapai

Jumat, 6 Februari 2026

Jadi Tujuan, SDN 1 Palimanan Barat Cirebon Kebanjiran Murid

Jumat, 6 Februari 2026

Kota Cirebon Raih Predikat UHC Istimewa

Jumat, 6 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.